
DALAM sebuah instalasi audio system mobil, perangkat yang khusus memproduksi nada rendah bas disebut subwoofer/woofer. Pada umumnya, orang tidak membedakan antara subwoofer dan woofer serta menyebut speaker penghasil nada bas tersebut sebagai subwoofer. Padahal, subwoofer dan woofer adalah perangkat yang berbeda. Subwoofer merupakan speaker penghasil nada rendah dalam kisaran 20 Hz sampai 40 Hz, sedangkan woofer memproduksi nada antara 40 Hz sampai 100 Hz. Dalam ukuran pun berbeda, subwoofer biasanya berukuran 12, 15, dan 18 inci, sedangkan woofer memiliki diameter 8 inci dan 10 inci.
Pada dasarnya komponen pembangun subwoofer/woofer hampir sama dengan speaker lainnya, yaitu terdiri dari basket, cone, surround, voice coil, dust cap, serta terminal. Perbedaannya, subwoofer memiliki voice coil lebih dari satu, biasanya dua atau DVC (double voice coil) sampai empat coil (multi voice coil). Selain itu, subwoofer/woofer juga memiliki lubang ventilasi yang berfungsi sebagai pendingin coil.
1. Basket merupakan kerangka dari speaker yang menyangga semua komponen speaker/subwoofer lainnya. Biasanya lubang baut untuk pemasangannya terdapat pada perangkat ini.
2. Cone (konus) merupakan bagian dari speaker yang selalu bergetar. Biasanya terbuat dari material berupa paper, non pressed paper pulp, woven glass, aramid fibre, aluminium, kevlar, dsb. Masing-masing bahan memiliki karakter suara yang khas.
3. Speeder (spider) adalah suatu anyaman bahan tertentu untuk menahan konus dan tempat menempelnya konus ke basket. Selain itu, berfungsi sebagai pegas yang kekuatannya menentukan jarak travel speaker (X max).
4. Surround adalah komponen yang terdapat di sekeliling konus yang fungsinya hampir sama dengan basket. Biasanya terbuat dari busa (foam), butyl rubber, atau anyaman kain yang telah di-reinforced/ditreatment.
5. Voice coil merupakan bagian terpenting dari speaker yang menjadi tempat terjadinya perubahan energi listrik menjadi energi gerak (motion). Di sini gulungan coil bergerak dengan core magnet sebagai porosnya yang disebabkan oleh energi listrik yang dihasilkan power amplifier atau power internal head unit.
6. Dust cap merupakan penutup voice coil yang biasanya berbentuk cembung atau menyerupai peluru. Fungsinya sebagai tutup agar debu tidak masuk ke dalam voice coil, serta sebagai pengontrol penyebaran (disversi) suara.
7. Terminal adalah tempat ujung voice coil dihubungkan dengan kabel speaker, biasanya ada polaritas positif (+) dan negatif (-). Pemasangan kabel speaker tidak boleh terbalik polaritasnya agar tidak terjadi cancellation atau silang frekuensi, terutama low frekuensi akibat perbedaan fasa sebanyak 180 derajat.
Untuk instalasi subwoofer/woofer, faktor penting yang perlu diperhatikan adalah boks tempat menanamkannya, di samping power amplifier yang harus memadai tentunya. "Bahan, ukuran, bentuk (desain) boks wajib diperhitungkan agar out put suaranya lebih maksimal. Selain itu, harus ada jarak lebih dari 4 cm antara bagian belakang speaker/subwoofer (magnet) dengan boks di dalamnya
Saturday, December 8, 2007
”Subwoofer”
Posted by
suck
at
6:46 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment